Kalau sedang berlibur ke Bukittinggi, Sumatera Barat, jangan hanya menghabiskan waktu untuk mengunjungi Jam Gadang atau menikmati pemandangan Ngarai Sianok. Ada satu pengalaman sederhana yang rasanya sayang dilewatkan, yaitu menikmati sarapan khas Minangkabau di kedai legendaris.
Salah satu tempat yang bisa masuk daftar wisata kuliner adalah Pical Ayang Bukittinggi.
Bagi masyarakat lokal, nama Pical Ayang tentu bukan sesuatu yang asing. Tempat makan ini dikenal sebagai salah satu tujuan sarapan favorit dengan aneka menu tradisional yang menggugah selera.
Menariknya, lokasinya tidak terlalu jauh dari Jam Gadang. Jadi, Sahabat Umma bisa sekalian berjalan pagi menikmati suasana Kota Bukittinggi sebelum memulai aktivitas wisata.
Umma sendiri punya kenangan tersendiri dengan tempat makan ini. Dulu, setiap kali jalan pagi di Bukittinggi, Pical Ayang sering menjadi tujuan untuk sarapan. Bahkan, saat terakhir kali pulang kampung, Umma dan keluarga masih menyempatkan diri mampir untuk menikmati hidangan di sini.
Rasanya seperti mengulang kenangan lama yang selalu menyenangkan.
Mengenal Pical Ayang, Kuliner Sarapan Favorit di Bukittinggi
Pical Ayang merupakan salah satu tempat makan tradisional yang cukup dikenal di Kota Bukittinggi. Tempat ini sudah menjadi bagian dari perjalanan kuliner masyarakat setempat selama puluhan tahun.
Berdasarkan sejumlah referensi kuliner, Pical Ayang telah dikenal sejak sekitar tahun 1975. Menu andalannya adalah pical, yaitu hidangan sayuran yang disiram bumbu kacang. Namun, pilihan makanan yang tersedia tidak hanya itu.
Ada berbagai menu sarapan khas Minangkabau, mulai dari lontong sayur, nasi goreng, nasi sup, soto Padang, aneka bubur tradisional, hingga jajanan pasar.
Inilah yang membuat Pical Ayang menarik. Dalam satu tempat, pengunjung bisa menikmati beragam pilihan makanan, baik yang bercita rasa gurih maupun manis.
Tidak heran jika tempat ini menjadi tujuan masyarakat lokal maupun wisatawan yang ingin merasakan pengalaman sarapan khas Bukittinggi.
Alamat dan Lokasi Pical Ayang Bukittinggi
Pical Ayang berada di kawasan Kayu Kubu, Kecamatan Guguk Panjang, Kota Bukittinggi, Sumatera Barat.
Alamat lengkap:
Pical Ayang
Jalan Simpang Atas Ngarai No. 37, Kayu Kubu, Kecamatan Guguk Panjang, Kota Bukittinggi, Sumatera Barat 26136.
Lokasinya cukup strategis karena tidak terlalu jauh dari pusat keramaian kota.
Dari kawasan Jam Gadang, jaraknya sekitar 500 meter. Sahabat Umma bisa berjalan kaki kurang lebih 5–10 menit, tergantung titik keberangkatan dan kecepatan berjalan.
Bahkan, menurut Umma, lebih menyenangkan datang dengan berjalan kaki dari Jam Gadang. Selain tidak perlu repot mencari tempat parkir, kita juga bisa menikmati suasana pagi Bukittinggi yang sejuk.
Google Maps: Pical Ayang Bukittinggi
https://maps.app.goo.gl/HrreiLYY6BAQf8FV8
Nomor telepon: 0852-7455-5930.
Jam Buka Pical Ayang Bukittinggi
Salah satu keunggulan Pical Ayang adalah waktu operasionalnya yang dimulai sejak pagi.
Berdasarkan informasi jam operasional yang tersedia, Pical Ayang buka setiap hari dengan jadwal:
- Senin: 05.30–14.00 WIB
- Selasa: 05.30–14.00 WIB
- Rabu: 05.30–14.00 WIB
- Kamis: 05.30–14.00 WIB
- Jumat: 05.30–14.00 WIB
- Sabtu: 05.30–14.00 WIB
- Minggu: 05.30–14.00 WIB
Kalau ingin menikmati suasana sarapan khas Bukittinggi, Umma menyarankan datang pagi-pagi, terutama setelah Subuh.
Selain udara masih dingin dan segar, kita juga bisa menikmati suasana kota sebelum semakin ramai oleh aktivitas wisatawan.
Catatan: Jam operasional dapat berubah. Sebaiknya konfirmasi terlebih dahulu sebelum berkunjung.
Menu Pical Ayang Bukittinggi yang Bisa Dicoba
Salah satu alasan Pical Ayang selalu menarik untuk dikunjungi adalah pilihan menunya yang cukup beragam.
Bukan hanya pical sebagai menu andalan, ada banyak pilihan makanan yang bisa disesuaikan dengan selera masing-masing anggota keluarga.
Berikut beberapa menu yang bisa Sahabat Umma temukan.
1. Pical Khas Bukittinggi
Tentu saja, menu pertama yang patut dicoba adalah pical.
Pical merupakan hidangan khas Minangkabau yang terdiri dari aneka sayuran dengan siraman kuah kacang. Salah satu keunikannya adalah penggunaan mie kuning yang disiram dengan kuah lontong Padang dan kuah kacang.
Perpaduan dua kuah tersebut menghasilkan cita rasa gurih dan khas. Berbeda dengan pecel yang biasa ditemukan di Pulau Jawa, pical memiliki karakter rasa tersendiri.
Bagi yang baru pertama kali berkunjung ke Bukittinggi, menu ini menarik untuk dicoba sebagai pengenalan kuliner lokal.
2. Soto Padang
Suka makanan berkuah? Soto Padang bisa menjadi pilihan.
Soto ini memiliki kuah bening kaya rempah dengan isian bihun, potongan daging sapi goreng, dan pelengkap lainnya.
Rasanya gurih dengan aroma rempah yang khas. Menikmati semangkuk soto hangat saat udara Bukittinggi masih dingin tentu menjadi kombinasi yang menyenangkan.
Menu ini juga menjadi salah satu favorit anak-anak Umma ketika sarapan di Pical Ayang.
3. Nasi Goreng
Bagi yang lebih menyukai makanan berat, tersedia juga nasi goreng.
Nasi goreng menjadi pilihan praktis untuk sarapan, terutama bagi anak-anak yang kurang terbiasa dengan menu lontong atau pical.
Menariknya, nasi goreng di tempat makan Bukittinggi juga bisa dinikmati dengan karakter rasa yang tidak terlalu manis. Sahabat Umma bisa menanyakan pilihan tanpa kecap kepada penjual.
4. Aneka Bubur Tradisional
Pical Ayang juga menawarkan aneka bubur tradisional yang cocok untuk menu sarapan.
Salah satu yang menarik untuk dicoba adalah bubur kampiun.
Bubur kampiun merupakan hidangan manis khas Minangkabau yang terdiri dari beberapa jenis bubur dan olahan ketan. Perpaduannya menghadirkan rasa manis dan gurih dalam satu mangkuk.
Selain itu, tersedia pula pilihan bubur lainnya seperti bubur ketan hitam dan bubur kacang hijau.
5. Lupis dan Aneka Jajanan Tradisional
Jangan lewatkan juga aneka jajanan tradisional yang tersedia di sini.
Salah satunya adalah lupis, makanan berbahan dasar ketan yang disajikan dengan parutan kelapa dan gula merah cair.
Teksturnya kenyal dengan perpaduan rasa manis dan gurih. Cocok dinikmati bersama teh atau kopi hangat.
Lupis juga menjadi salah satu jajanan favorit anak-anak Umma ketika sarapan di Pical Ayang.
6. Kopi Susu dan Minuman Hangat
Sarapan rasanya belum lengkap tanpa minuman hangat.
Di Pical Ayang tersedia pilihan minuman untuk menemani hidangan, termasuk kopi susu.
Bagi pencinta kopi, menikmati secangkir kopi hangat di tengah udara dingin Bukittinggi tentu memberikan sensasi tersendiri.
Pak Su juga termasuk yang menyukai kopi susu di sini. Hanya saja, menurut beliau rasanya agak manis. Jadi, bagi Sahabat Umma yang kurang menyukai minuman manis, bisa mencoba menanyakan apakah takaran gula dapat disesuaikan.
Berapa Harga Menu di Pical Ayang Bukittinggi?
Selain rasa yang khas, salah satu daya tarik tempat sarapan tradisional seperti Pical Ayang adalah pilihan makanannya yang beragam dengan harga yang relatif terjangkau.
Berdasarkan referensi kuliner yang pernah dipublikasikan, harga seporsi pical pernah disebut berada di kisaran Rp12.000–Rp15.000.
Namun, angka tersebut bukan daftar harga resmi terbaru. Harga makanan dan minuman lainnya juga dapat berbeda sesuai menu dan pilihan tambahan.
Untuk mengetahui harga terkini, sebaiknya langsung menanyakan kepada penjual ketika memesan.
Saran Umma, siapkan anggaran lebih jika datang bersama keluarga karena banyaknya pilihan makanan dan jajanan tradisional terkadang membuat kita ingin mencoba semuanya.
Pengalaman Sarapan di Pical Ayang Bukittinggi Bersama Keluarga
Ada tempat makan yang bukan hanya meninggalkan kesan karena makanannya enak, tetapi juga karena kenangan yang melekat di dalamnya.
Bagi Umma, Pical Ayang termasuk salah satunya.
Dulu, ketika masih sering jalan pagi di Bukittinggi, tempat ini menjadi salah satu tujuan sarapan yang cukup sering dikunjungi. Rasanya menyenangkan mengawali hari dengan berjalan kaki menikmati udara pagi, kemudian berhenti untuk menyantap makanan hangat.
Bahkan ketika terakhir kali pulang kampung, Umma dan keluarga masih menyempatkan diri mampir ke sini.
Kebiasaan sederhana yang ternyata menyenangkan untuk diulang.
Kami datang setelah Subuh. Menurut Umma, inilah salah satu waktu terbaik untuk menikmati sarapan di Bukittinggi.
Udara masih terasa dingin dan segar. Apalagi jika datang dari suasana pagi yang tenang, kemudian duduk menikmati makanan hangat. Rasanya benar-benar nikmat!
Soal makanan, setiap anggota keluarga punya pilihan masing-masing.
Anak-anak suka memesan soto Padang, nasi goreng, dan lupis. Ketiga menu ini menjadi pilihan yang cukup mudah dinikmati oleh mereka.
Sementara Pak Su paling suka kopi susunya. Hanya saja, menurut beliau rasanya agak manis.
Umma sendiri selalu menyukai suasana dan cita rasa makanan di sini. Ada karakter rasa yang otentik dan khas Bukittinggi sekali. Bukan sekadar makan untuk mengisi perut, tetapi juga menikmati pengalaman kuliner yang mengingatkan pada suasana kampung halaman.
Satu hal yang perlu diperhatikan adalah urusan parkir.
Tempat parkir di sekitar lokasi cukup terbatas, terutama ketika pengunjung sedang ramai. Kalau membawa kendaraan roda empat, mungkin perlu sedikit usaha untuk mendapatkan tempat parkir yang nyaman.
Karena itu, Umma lebih menyarankan berjalan kaki dari kawasan Jam Gadang. Jaraknya tidak terlalu jauh, sekitar 10 menit perjalanan santai.
Selain lebih praktis, kita juga bisa menikmati suasana pagi Kota Bukittinggi.
Bagi Umma, pengalaman seperti inilah yang membuat perjalanan pulang kampung terasa lebih berkesan. Sesekali kembali mengunjungi tempat makan yang dulu sering didatangi, menikmati rasa yang akrab, dan mengenalkan kuliner lokal kepada anak-anak.
Sederhana, tetapi menyenangkan.
Tips Sarapan di Pical Ayang Bukittinggi
Supaya pengalaman kuliner Sahabat Umma semakin menyenangkan, berikut beberapa tips sebelum berkunjung:
- Datang pagi setelah Subuh. Selain udaranya masih dingin, kita bisa menikmati suasana sarapan khas Bukittinggi.
- Berjalan kaki dari Jam Gadang. Jaraknya cukup dekat sehingga tidak perlu terlalu repot memikirkan parkir.
- Datang bersama keluarga. Pilihan menu yang beragam membuat setiap anggota keluarga bisa memilih makanan sesuai selera.
- Coba jajanan tradisional. Jangan hanya memesan makanan berat. Sempatkan mencicipi lupis atau bubur kampiun.
- Siapkan uang tunai. Meskipun pembayaran digital mungkin tersedia, membawa uang tunai tetap menjadi pilihan praktis.
- Konfirmasi harga dan jam buka. Informasi menu dan harga bisa berubah sewaktu-waktu.
Pical Ayang, Tempat Sarapan yang Menghadirkan Cita Rasa Bukittinggi
Menjelajahi Bukittinggi memang tidak cukup hanya dengan mengunjungi tempat wisata populernya. Mengenal kuliner lokal juga menjadi bagian penting dari pengalaman perjalanan.
Pical Ayang bisa menjadi salah satu tujuan untuk menikmati sarapan tradisional khas Minangkabau. Pilihan menu yang beragam, cita rasa otentik, serta lokasinya yang tidak terlalu jauh dari Jam Gadang menjadi daya tarik tersendiri.
Bagi Sahabat Umma yang sedang merencanakan perjalanan ke Bukittinggi, jangan lupa memasukkan Pical Ayang ke dalam daftar wisata kuliner.
Siapa tahu, semangkuk soto Padang, sepiring nasi goreng, atau seporsi lupis justru menjadi kenangan paling sederhana yang membuat perjalanan ke Bukittinggi sulit dilupakan.
Selamat menikmati sarapan dan menjelajahi kuliner khas Ranah Minang langsung dari sumbernya. Jangan lupa sharingnya ya di kolom komentar.


Posting Komentar