Tahukah Sahabat Umma bahwa banyak orang mengira katarak hanya penyakit orang tua. Padahal banyak kasus katarak dini, seperti ibu Maria Ulfa yang masih berusia 44 tahun hampir kehilangan penglihatannya. Kondisi ini nyata terjadi pada orang berusia di bawah 60 tahun, dan penyebab katarak pada usia muda sangat berbeda dengan katarak pada lansia. Kok bisa? Yuk kita bahas bareng!
Sebagai ibu yang peduli kesehatan keluarga, penting kita memahami bahwa penyebab katarak bukan semata-mata penuaan. Ada kebiasaan sehari-hari yang kita lakukan tanpa sadar justru mempercepat kekeruhan lensa mata.
Apa Itu Katarak dan Mengapa Penyebab Katarak Bisa Berbeda Menurut Usia?
Katarak adalah kondisi di mana lensa mata menjadi keruh seperti melihat melalui kaca berkabut. Dalam dunia medis, gangguan penglihatan ini akibat penumpukan protein yang membuat lensa mata tidak lagi jernih.
Penyebab katarak pada lansia berbeda dengan katarak dini. Pada lansia, katarak terjadi karena proses penuaan alami. Namun pada orang muda di bawah 60 tahun, penyebab katarak biasanya berkaitan erat dengan kondisi kesehatan tertentu, efek samping obat, hingga faktor cedera.
Katarak dini atau early-onset-cataract bisa menyerang bahkan sebelum usia 50 tahun. Ini fakta yang mengejutkan banyak orang!
Penyebab Katarak Dini: Cedera Fisik pada Mata Jadi Biang Keladi Paling Sering
Trauma Tumpul yang Tak Disadari
Banyak orang tidak menyadari bahwa mata terhantam benda tertentu bisa memicu katarak bertahun-tahun kemudian. Beberapa jenis cedera yang sering terjadi:
- Mata terkena lemparan bola saat berolahraga: Aktivitas menyenangkan ini bisa berisiko jika tanpa perlindungan
- Kena pukulan atau hantaman saat bermain: Anak-anak yang aktif bermain sering mengalami ini
- Benturan saat berkendara: Tanpa helm yang tepat, mata rentan trauma tumpul
Trauma Perforasi: Tusukan dan Goresan Berbahaya
Cedera lebih serius ini melibatkan mata yang tertusuk, tergores, atau tersayat benda tajam. Contoh yang sering terjadi:
- Serpihan material tajam saat bekerja atau aktivitas rumah
- Tergores kuku saat main dengan anak atau hewan peliharaan
- Percikan api dari kembang api saat dimainkan
Lensa mata yang pernah mengalami kerusakan saat muda, seperti terkena serpihan tajam atau terbentur, lebih besar kemungkinannya terkena katarak di masa mendatang.
Paparan Radiasi Sinar UV: Olahraga Luar Ruangan Tanpa Kacamata Hitam
Ini penyebab katarak yang paling sering diabaikan Ibu! Sering melakukan aktivitas atau olahraga luar ruangan di bawah terik matahari tanpa menggunakan kacamata hitam pelindung sangat berbahaya.
Fakta mengejutkan: Paparan sinar ultraviolet dari matahari dapat meningkatkan risiko mata katarak. Lensa mata yang terpapar sinar UV secara terus menerus dalam jangka panjang menyebabkan oksidasi dan memicu terbentuknya katarak.
Studi menunjukkan adanya peningkatan pembentukan katarak apabila terekspos dengan paparan jangka panjang terhadap sinar matahari.
Paparan Bahan Kimia: Mata Terkena Zat Berbahaya
Mata yang tidak sengaja terkena atau kemasukan zat kimia berbahaya bisa menyebabkan katarak. Ini sering terjadi saat:
- Menggunakan cairan pembersih rumah tanpa pelindung
- Kemasukan sabun atau shampoo saat mandi
- Terkena pupuk atau pestisida saat berkebun
Penyebab Katarak Akibat Penyakit Kronis yang Tidak Terkontrol
Diabetes: Pemicu Katarak Lebih Cepat pada Usia Muda
Sebagian besar katarak pada usia muda sebagai akibat dari penyakit diabetes. Ini fakta yang sangat penting untuk Ibu ketahui!
Diabetes menyebabkan katarak lebih cepat muncul karena kadar gula dalam darah yang meningkat menyebabkan lensa mata membengkak sehingga mengaburkan pandangan mata.
Adanya penyakit diabetes sejak usia muda dan kurangnya kontrol gula darah akan berisiko mengalami katarak di usia produktif. Peningkatan enzim Aldose Reduktase pada tubuh penderita diabetes lah yang memicu penyakit katarak.
Penderita diabetes lebih berisiko terkena katarak lebih awal dan lebih berat dibanding orang tanpa diabetes lho!
Hipotiroidisme dan Hipoparatiroidisme
Penyakit endokrin kronis lain yang bisa menyebabkan katarak dini:
- Hipotiroidisme kongenital (kekurangan hormon tiroid sejak lahir)
- Hipoparatiroidisme (gangguan kelenjar paratiroid)
Minus Tinggi (Miopia) dan Glaukoma
Masalah pada mata seperti minus tinggi dan glaukoma juga ikut meningkatkan risiko katarak. Ibu yang memiliki riwayat miopia tinggi perlu lebih peduli kesehatan mata!
Obat-obatan Jangka Panjang: Penyebab Katarak yang Tak Terlihat
Kortikosteroid: Obat Alergi dan Asma yang Berbahaya untuk Mata
Konsumsi obat-obatan jangka panjang untuk mengatasi alergi atau radang sendi disinyalir memiliki efek samping menyebabkan katarak.
Obat golongan Kortikosteroid seperti prednisone atau cortisone untuk asma dan lupus dapat mempercepat katarak. Saat Sahabat Umma mengonsumsi obat-obatan tertentu dalam jangka waktu yang cukup lama, lebih baik konsultasikan kepada dokter terkait efek sampingnya.
Obat Antikolinestrase untuk Alzheimer
Obat Antikolinestrase yang digunakan untuk Alzheimer atau gangguan pencernaan juga memiliki efek samping serupa terhadap mata.
Amiodaron: Obat Jantung yang Mempengaruhi Mata
Amiodaron atau obat untuk mengatur irama jantung dapat memengaruhi kondisi mata penderita.
Penyebab Katarak Akibat Mutasi Genetik
Mutasi genetik tertentu dapat memengaruhi struktur protein lensa sejak lahir dan perlahan memburuk saat beranjak dewasa.
Riwayat keluarga dengan katarak juga dapat meningkatkan risiko. Jika ada anggota keluarga yang mengalami katarak, Ibu dan anak-anak perlu lebih sering pemeriksaan mata.
![]() |
Gaya Hidup Merusak: Penyebab Katarak Usia Muda yang Bisa Dicegah
Merokok: Kebiasaan Buruk yang Mengoksidasi Lensa Mata
Gaya hidup sangat berpengaruh terhadap katarak usia muda. Kebiasaan merokok menyebabkan adanya oksidasi pada lensa mata.
Kebiasaan merokok dan konsumsi alkohol dalam jumlah berlebihan juga berkontribusi terhadap peningkatan risiko katarak [6]. Merokok dapat merusak kesehatan mata dan meningkatkan risiko katarak.
Minum Alkohol Berlebihan
Minum alkohol dalam dosis tinggi meningkatkan risiko katarak pada mata [5]. Konsumsi alkohol dalam jumlah berlebihan juga berkontribusi terhadap peningkatan risiko katarak.
Beberapa studi menunjukkan peningkatan risiko katarak pada orang-orang yang mengkonsumsi alkohol dalam dosis tinggi.
Kekurangan Antioksidan: Penyebab Katarak yang Bisa Diperbaiki dengan Makanan
Vitamin C, E, dan Beta Karoten yang Sedikit
Studi menunjukkan adanya hubungan antara risiko mengidap katarak dengan rendahnya tingkat antioksidan dalam tubuh.
Misalnya, vitamin C, vitamin E, dan beta karoten yang kurang dapat meningkatkan risiko katarak [5]. Kekurangan gizi dan rendahnya antioksidan dalam tubuh adalah penyebab katarak yang sering diabaikan!
Makanan yang Harus Ibu Perbanyak untuk Mencegah Katarak
- Perbanyak konsumsi:
- Vitamin C: jeruk, jambu, kiwi
- Vitamin E: kacang-kacangan, biji bunga matahari
- Lutein dan zeaxanthin : bayam, kangkung, jagung
Penyebab Katarak Lainnya yang Perlu Diketahui
Usia dan Proses Penuaan
Faktor usia adalah penyebab utama katarak. Katarak adalah bagian dari proses penuaan alami mata yang mulai terjadi pada usia sekitar 60 tahun ke atas [6].
Lebih dari 50 persen lansia menderita penyakit mata katarak.
Jenis Kelamin Perempuan
Faktor risiko termasuk jenis kelamin perempuan. Perempuan lebih berisiko terkena katarak dibanding laki-laki.
Pekerjaan di Luar Ruangan
Pekerjaan yang mengharuskan bekerja di luar bangunan meningkatkan risiko katarak. Paparan jangka panjang terhadap sinar matahari tanpa perlindungan dapat merusak lensa dan meningkatkan risiko katarak.
Kadar Antioksidan Rendah dan Kurang Konsumsi Buah
Kurang konsumsi antioksidan adalah faktor risiko signifikan untuk katarak. Kurang konsumsi buah dan sayur yang mengandung antioksidan meningkatkan risiko.
Riwayat Hipertensi
Mayoritas pasien katarak memiliki riwayat hipertensi (54,2%). Hipertensi adalah salah satu faktor risiko katarak .
Cara Mencegah Penyebab Katarak Sejak Dini
1. Gunakan Kacamata Hitam Saat Di Luar
Proteksi dari sinar UV sangat penting. Selalu gunakan kacamata hitam dengan perlindungan UV saat beraktivitas di luar ruangan.
2. Kontrol Gula Darah bagi Penderita Diabetes
Jika penderita diabetes, kontrol gula darah secara rutin sangat penting untuk mencegah katarak lebih cepat.
3. Hindari Merokok dan Batasi Alkohol
Kurangi atau hentikan kebiasaan merokok. Batasi konsumsi alkohol untuk kesehatan mata yang optimal.
4. Perbanyak Makan Buah dan Sayur Antioksidan
Konsumsi makanan kaya vitamin C, E, beta karoten, lutein, dan zeaxanthin setiap hari.
5. Gunakan Pelindung Mata Saat Bekerja
Saat bekerja dengan material tajam atau bahan kimia, gunakan pelindung mata untuk mencegah cedera.
6. Pemeriksaan Mata Rutin
Lakukan pemeriksaan mata rutin setiap tahun, terutama jika memiliki riwayat keluarga katarak, diabetes, atau hipertensi.
7. Konsultasi Efek Samping Obat
Saat mengonsumsi obat jangka panjang, konsultasikan dengan dokter tentang efek samping terhadap mata.
Penyebab Katarak Bisa Dicegah Jika Kita Tahu
Penyebab katarak tidak hanya penuaan, tetapi banyak faktor yang bisa kita mengendalikan. Dari cedera tak disadari, penyakit yang tidak terkontrol, obat jangka panjang, hingga gaya hidup merokok dan kurang antioksidan.
Sebagai ibu dan blogger yang peduli keluarga, mari kita mulai mencegah katarak sejak dini. Jaga kesehatan mata anak-anak, kontrol penyakit kronis, dan perbaiki gaya hidup. Katarak dini bisa menyerang siapa saja, termasuk di usia muda seperti yang dialami Maria Ulfa.
Ingat, mata yang sehat adalah investasi untuk melihat keindahan dunia bersama keluarga. Jangan tunggu katarak datang, pencegahan dimulai dari kebiasaan kecil sehari-hari yang Sahabat Umma dan keluarga lakukan sekarang!
Ayo siapa disini yang sudah katarak atau ada pengalaman keluarganya yang katarak? Yuk sharing di kolom komentar dan jangan lupa bagikan artikel ini. Semoga bermanfaat.




Posting Komentar