Wah sebenarnya sering banget lewat di restoran Bebek dan Ayam Kampung Mas Budi tapi selalu saja parkiran penuh atau belum ada kesempatan. Sampai akhirnya kemaren pas nenek anak-anak kesini kita akhirnya nyobain juga makan sepuasnya di Bebek dan Ayam Kampung Mas Budi. Mau tahu ceritanya, yuk ikutin cerita Umma!
Rumah Makan Bebek dan Ayam Kampung Mas Budi
Sejarah Singkat Rumah Makan Bebek dan Ayam Kampung Mas Budi
Dari laman resminya dituliskan bahwa perjalanan CV Bebek & Ayam Kampung Mas Budi dimulai pada tanggal 5 Agustus 2019. Berlokasi di Jalan Gatot Subroto No. 62 Kota Semarang yang menjadi outlet pertama.
Setyo Budi yang biasa dipanggil Mas Budi selaku pemilik, membuat resep hidangan unggas dan sambel yang sesuai selera konsumen. Kemudian dipadu dengan konsep prasmanan, ambil sendiri sepuasnya. Sebuah konsep unik yang belum umum ada di pasar. Ternyata paduan kelezatan hidangan unggas dan sambel serta konsep prasmanan mampu memikat hati konsumen. Respon ini memberikan semangat dan keyakinan kepada Mas Budi untuk benar benar serius mengembangkan usahanya.
Sampai akhirnya di tahun 2021, CV Bebek & Ayam Kampung Mas Budi mulai melebarkan sayap dengan membuka outlet – outlet baru di berbagai kota. Outlet – outlet tersebut juga mendapatkan respon antusias dari konsumen. Mas Budi selaku pemilik benar benar memperhatikan kualitas hidangan, kualitas layanan dan kebersihan outlet. Beliau tidak sungkan untuk turun tangan langsung melayani konsumen atau berkeliling ke outlet – outlet untuk memastikan hal tersebut menjadi standar bagi semua outlet.
Keunggulan Bebek & Ayam Kampung Mas Budi terletak pada hidangan unggas yang lezat, prasmanan (ambil sendiri nasi, sambel dan lalapan sepuasnya), lokasi outlet strategis, parkir luas, tempat makan luas dan nyaman, tersedia mushola dan toilet bersih serta keramahan khas Mas Budi. Keramahan khas tersebut adalah senyum, salam, sapa dan peduli kepada konsumen.
Dalam perkembangan dan komitmen terhadap kualitas, kebersihan dan keamanan hidangannya, CV Bebek & Ayam Kampung Mas Budi berhasil memperoleh sertifikasi halal dan akan dilanjutkan dengan sertifikasi mutu lainnya. (Semoga dimudahkan)
Hingga saat ini outlet CV Bebek & Ayam Kampung Mas Budi sudah tersebar di Jawa dan Bali serta akan terus berkembang di Indonesia dan juga di manca negara. Termasuk cita citanya untuk melakukan pengembangan lini usaha lainnya. (Aamiin).
Pengalaman Makan Sepuasnya di Bebek dan Ayam Kampung Mas Budi
Jadi kami makan tuh dah sore hampir ke ashar. Waktu itu lagi hujan dan parkiran hampir penuh. Kang parkir ramah juga penjamin kami payung agar tidak kehujanan menuju rumah makan. Rumah makannya biasa saja seperti pada umumnya. Tapi pengunjung full banget.
Umma pikir ada lesehan ternyata tidak ada.. Maklum umma dengan anak yang masih bayi sangat nyaman jika duduk di lesehan. Jadi makannya lebih nikmat dibanding duduk di kursi. (Semoga saja pihak manajemen Mas Budi atau Mas Budi senditi baca agar nanti ada space lesehan). Meskipun hanya kursi dan meja panjang tapi kursi bayi tersedia.
Lokasi tempat kami makan tidak jauh dari lampu merah Cisalak Cimanggis Depok. Tepatnya di Jl Raya Bogor Cimanggis Depok dekat tol Cijago.
Apa Aja Sih Menu di Rumah Makan Bebek dan Ayam Mas Budi
Jadi menu utama di rumah makan Mas Budi ini adalah ayam dan bebek. Ayam ada dua pilihan yaitu ayam kampung, ayam pejantan. Tapi ada juga menu burung malon goreng dab lele goreng. Selain lauk utama juga ada menu sayuran dan juga menu tambahan.
Menu sayuran ada sayur asem, cah toge, cah kangkung, terong goreng, kol goreng dan petai goreng. Menu tambahan tahu tempe, telur dadar, telur ceplok, kepala bebek, kepala ayam dan ati ampela goreng.
Sementara minuman teh panas manis, es teh manis, teh panas tawar, es teh tawar, teh kampul panas, es teh kampul, jeruk panas, es jeruk, air es / es batu, kopi hitam, teh pucuk harum dan air mineral.
Nah untuk sambal nya ada tiga pilhan yaitu sambal bawang, sambal ijo dan sambal tomat.
Sambal Bawang (mentah): Terkenal pedas dan gurih.
Sambal Ijo: Wangi dan tidak terlalu pedas.
Sambal Tomat (matang): Rasanya segar dan cocok untuk yang kurang suka pedas.
Selain itu juga ada lalapan yang bikin makan semakin segar ada kemangi, ada selada, timun dan kol.
Karena sudah sore, beberapa stok lauk sudah habis seperti Bebek goreng dan sayur asem. Mungkin karena hari minggu. Jadi akhirnya kami hanya pesan ayam goreng kampung dan pejantan, lele goreng, cah kangkung dan kerupuk.
Cukup lama juga menunggu lauk sampai sementara nasi yang disajikan prasmanan dimana kita yang ambil sendiri sudah terhidang di depan mata. Tak hanya nasi ada trio sambal, lalapan dan kerupuk yang menggoda untuk dimakan. Hampir 15 menit kami menunggu, karena perut sudah kelaparan akhirnya pak su, mertua dan nenek hanya menganjal perut dengan kerupuk, nasi, lalapan dan sambal.
Oh ya ada juga teh manis ukuran jumbo sudah siap untuk diteguk. Nasinya enak dan empuk. Tidak berapa lama akhirnya lauk sampai juga. Ayamnya alhamdulillah enak dan tidak terlalu keras. Mungkin karena dimakan hangat. Lele juga pas, cah kangkung juga enak. Serunya kita bisa tambah sepuasnya nasi hanya cukup bayar 6000 saja per satu orang.
Alhamdulillah akhirnya kenyang banget. Dari segi harga menurut Umma termasuk normal. Harga mulai dari 20k hingga 40k. Jadi dari segi harga tidak terlalu mahal. Jadi sekian dulu ya cerita pengalaman Umma mampir makan di Rumah Makan Bebek dan Ayam Mas Budi Cimanggis Depok.


Posting Komentar