Ah.... ini pertama kali pak su mencoba jalur menanjak Sentul Selatan. Tak menyangka juga Umma dan anak-anak menyusuri hutan pinus Gunung Pancar Sentul. Medannya cukup menantang dan butuh kesabaran untuk mencoba jalur Hutan Pinus Gunung Pancar ini. Kok bisa? Yuk simak pengalaman Umma menikmati sejuknya Hutan Pinus Gunung Pancar Sentul Selatan!
Mengenal Hutan Pinus Gunung Pancar Sentul Selatan
Nah namanya ternyata Taman Wisata Alam (TWA) Gunung Pancar Sukabumi Selatan. TWA Gunung Pancar ini adalah kawasan konservasi alam seluas 447,5 hektare yang berada di ketinggian 300–800 mdpl.
Dari awal masuk ke kawasan ini kita akan langsung disambut deretan pohon pinus menjulang tinggi yang rapat dan rindang. Udaranya sangat bersih dan sejuk. Wajar jika jadi pilihan healing selain Puncak di Bogor.
Alamat Lengkap: Kampung Ciburial, Desa Karang Tengah, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Aktifitas Yang Bisa dilakukan di Taman Wisata Alam Gunung Pancar
Banyak hal yang bisa dilakukan ketika berada di TWA, diantaranya:
Sesi Foto Estetik & Santai di Hammock
Sewa hammock yang diikat di antara pohon pinus untuk sekadar tiduran, membaca buku, atau berburu foto berlatar hutan berkabut yang Instagramable.
Trekking & Hiking
Jalur setapak di tengah hutan pinus ini sangat ramah untuk pemula maupun keluarga yang ingin menggerakkan badan sambil menikmati alam.
Camping & Glamping
Jika ingin merasakan bermalam di tengah hutan? Kita bisa mendirikan tenda di camping ground atau memilih opsi glamping tanpa ribet.Berendam Air PanasTepat di kawasan ini terdapat pemandian air panas alami belerang yang bersumber langsung dari aktivitas vulkanik bumi, sangat ampuh untuk melepas pegal-pegal
Piknik & Kulineran
Gelar tikar bersama keluarga sambil menikmati camilan. Di sekitar area juga banyak warung lokal yang menjual mie instan hangat, teh, kopi, hingga es cincau gula aren segar.Estimasi Budget
Budget yang perlu dipersiapkan tidak terlalu banyak jika ingin jalan santai.Weekday per orang 20k dan weekend 30k. Parkir motor weekday 5k weekend 7,5k Mobil weekday 10k dan weekend 15k. Pemandian air panas 15k.
Begitupun untuk kulineran cukup murah mulai dari 15k. Sementara untuk camping atau glamping start from 300k tergantung fasilitas yang diinginkan.
Tips Hemat: Siapkan uang tunai (cash) dalam pecahan kecil untuk mempermudah pembayaran tiket dan warung di lokasi.
Rute Menuju Lokasi
Akses menuju TWA Gunung Pancar tergolong mudah dan bisa ditempuh dalam waktu 1 hingga 1,5 jam saja dari Jakarta jika lalu lintas normal.
Menggunakan Mobil (Via Tol)
Masuk ke Tol Jagorawi arah Bogor. Ambil jalan keluar di Gerbang Tol Sentul Selatan / Sentul City (Keluar 37). Setelah keluar tol, ikuti jalan utama melewati Jalan MH. Thamrin dan Jalan Siliwangi menuju arah JungleLand Avenue. Sebelum gerbang masuk JungleLand, belok kanan menuju Jalan Gunung Pancar. Ikuti jalan menanjak tersebut hingga sampai di gerbang loket utama.
Menggunakan Sepeda Motor
Arahkan kendaraan menuju Jalan Raya Bogor atau jalur alternatif Cibubur - Citeureup. Masuk ke kawasan Sentul City dan ambil rute yang sama menuju arah JungleLand. Lanjutkan perjalanan ke arah Desa Karang Tengah. Kondisi jalanan menanjak dan agak sempit di beberapa titik, jadi pastikan kendaraan dalam kondisi prima ya.
![]() |
| Banyak spot foto yang bisa dimanfaatkan di kawasan 447,5 hektar Taman Wisata Alam Gunung Pancar Sentul |
20 Rekomendasi Spot di Taman Wisata Alam Gunung Pancar Sentul Selatan
Dari searching yang Umma lakukan ke berbagai sumber, setidaknya ada 20 rekomendasi spot yang bisa dipilih ketika ke TWA Gunung Pancar. Berikut rekomendasinya:
- Hutan Pinus Instagramable
- Camping Ground Gunung Pancar
- Bukit Batu Hijau Camp Ground
- Pemandian Air Panas Gunung Pancar
- Jalur Trekking Gunung Pancar
- Jalur Hiking Hutan Pinus
- Glamping The Carpenter Outdoor
- Hammock Area
- Spot Foto Kayu
- Rumah Pohon
- Area Outbound
- Area Piknik Keluarga
- Jalur Sepeda Hutan Pinus
- Area Prewedding Outdoor
- Spot Sunrise Hutan Pinus
- Area Gathering dan Team Building
- Taman Santai Tengah Hutan
- Spot Api Unggun Camping
- Area Jogging Alam
- Gazebo dan Tempat Istirahat Alam
Pengalaman Umma Menyusuri Hutan Pinus Gunung Pancar Sentul Selatan
Yah, kalau ditanya Umma sudah kemana di Kawasan Taman Wisata Alam Gunung Pancar. Umma belum pergi ke spot manapun. Meskipun dari searching banyak spot menarik di kawasan hutan Gunung Pancar diantaranya tapi karena ketidaksabaran pak su ditambah si duo balita dah mulai bosan menunggu antrian untuk bisa jalan dan berhenti. Sebab jalannya terlalu kecil dan terlalu pas bahkan mepet untuk dua mobil.
Akhirnya pihak manajemen kawasan wisata hutan Gunung Pancar membuat sistem buka tutup. Mobil naik dan turun bergantian agar tidak terlalu mepet. Diperkirakan buka tutup memakan waktu 20 menit.
Inilah asal muasalnya pak su akhirnya memutuskan untuk putar balik dan tidak jadi menikmati curug di kawasan hutan Gunung Pancar. Tapi meskipun hanya didalam mobil dan keriwehan macet nya. Anak-anak masih menikmati sejuknya hutan pinus.
![]() |
| Jalanan kecil dan macet sehingga harus buka tutup |
Kata mereka "sejuk banget ya mi!" mata sedikit segar meskipun hanya menikmati medan naik turun dengan jalanan kecil dengan di kanan kiri penuh pohon pinus. Semakin keatas kita menikmati pemandangan kota Sentul.
Jadi dari pengamatan Umma saat di pintu masuk bakal ditanya petugas mau lewat atau ke spot pertama di hutan Gunung Pancar. Beberapa meter akan ada spot yang bisa dikunjungi atau tempat makan. ada pemandian air panas dan banyak lagi. Hanya saja Umma putar balik tidak jauh dari pintu masuk karena balita sudah tidak betah menunggu antrian.
Nah pelajaran yang Umma dapat jika ingin ke Kawasan Hutan Gunung Pancar sebaiknya berangkat dari pagi apalagi jika pada hari libur agar tidak terlalu macet dan bisa menikmati area tujuan dengan santai. Tetapi jika hari biasa barangkali tidak terlalu macet. Pastikan sudah mengetahui tujuan yang akan dikunjungi agar tidak bingung.
Jangan lupa siapkan camilan dan makanan untuk anak agar aman di perjalanan.
Pastikan membawa mobil yang kuat nanjak agar tidak terjadi masalah. Meskipun jalanan aspal tetapi terlalu kecil dan jika ada dua mobil dengan bodi besar tidak menutup kemungkinan akan masuk ke luar jalur menghindari benturan atau gesekan sesama mobil.
Okay, sekian cerita Umma kali ini ya. Semoga bisa bermanfaat untuk Sahabat Umma ya. Share artikel ini dan jangan lupa sharingnya di kolom komentar.




Posting Komentar